Presentasi SPI Dinasti Mughal

Card Set Information

Author:
atd.farhan
ID:
269415
Filename:
Presentasi SPI Dinasti Mughal
Updated:
2014-04-06 13:02:25
Tags:
SPI
Folders:

Description:
Semester 4
Show Answers:

Home > Flashcards > Print Preview

The flashcards below were created by user atd.farhan on FreezingBlue Flashcards. What would you like to do?


  1. *Bagaimana awal mula Islam memasuki India dari zaman Rasul ?
    Masuknya Islam ke India melalui perdagangan pada zaman nabi Muhammad SAW, yang mana India pada waktu itu telah memiliki sejumlah pelabuhan, sehingga terjadi interaksi antara India dengan nabi SAW. Oleh karena itu, dagang dan dakwah menyatu dalam satu kegiatan sehingga Raja Kadangalur, Cheraman Perumal, memeluk agama Islam dan mengganti namanya menjadi Tajuddin, dan ia sempat bertemu dengan nabi Muhammad SAW.
  2. *Bagaimana awal mula Islam memasuki India pada zaman Umar bin Khattab hingga Umayyah ?
    Pada zaman Umar Ibn Khattab, dibawah pimpinan Mughirah Islam kembali mencoba untuk menguasai India yaitu daerah Sind, tapi usaha ini gagal (634-644). Lalu pada zaman Ustman Ibn Affan dan Ali Ibn Abi Thalib, dikirim utusan untuk mempelajari adat-istiadat dan jalan-jalan menuju India. Kemudian pada masa Umayyah, yakni pada masa khalifah al-Walid dilakukanlah ekspedisi yang dipimpin Muhammad Ibn Qasim dan ia berhasil menaklukannya dan diangkat menjadi amir di Sind dan Punjab, dan tahun 871 M orang-orang Arab telah menjadi penghuni tetap di sana.
  3. * Bagaimana awal mula Islam memasuki India pada zaman Al- Ma’mun (khalifah dinasti bani abbas) ?
    Pada zaman al-Ma’mun ( khalifah dinasti Bani abbas), diangkat sejumlah amir untuk memimpin daerah-daerah. Di antara yang dipercaya untuk menjadi amir adalah Asad Ibn Saman untuk daerah Transoxiana. Ia diangkat menjadi amir setelah berhasil menaklukan Dinasti Safari yang berpusat di Khurasan.
  4. * Bagaimana awal mula Islam memasuki India pada zaman dinasti samani ?
    Dinasti Samani (874-999 M) mengangkat Alptigin menjadi amir di Khurasan. Alptigin kemudian diganti oleh anaknya, Ishak. Ishak dikudeta oleh Balktigin, Balktigin diganti oleh Firri; dan Firri dijatuhkan oleh Subuktigin. Subuktigin menguasai Ghazna ( suatu daerah Turki di Afghanistan) dan kemudian mendirikan dinasti Ghaznawi ( 963-1191 M).
  5. *Bagaimana Sultan Mahmud Ghaznawi menerobos ke dalam pusat jantung anak benua India ?
    Pada tahun 1001 M, Sultan Mahmud Ghaznawi sempat menerobos ke dalam pusat jantung anak benua India dengan menaklukan wilayah luas Rajputana sampai wilayah Khatiawar di sekitar teluk Kambai dan menaklukan wilayah Delhi dan wilayah Kanauj sampai teluk Benggala. 

    Setelah Ghaznawi hancur, maka mulai muncullah beberapa dinasti kecil yang menguasai negeri India, seperti Dinasti Guri ( 1191 -1206 M), Dinasti Mamluk di Delhi (1206-1290 M), Dinasti Khalji (1290-1320 M), Dinasti Tughluq (1320-1414 M), Dinasti Sayyed (1414-1451 M), Dinasti Lodi (1451-1526 M).
  6. *Jelaskan sekilas mengenai dinasti mughal !
    Kata “Mughal” dalam bahasa Parsi adalah panggilan bagi bangsa Mongol dan turunan Mongolia. Dinasti Mughal (1256-1858 M) merupakan kekuasaan Islam terbesar pada anak benua India, yang didirikan oleh Zahiruddin Babur (1526-1530M), salah satu dari cucu Timur Lenk. Ayahnya bernama Umar Mirza, penguasa Ferghana, sedangkan ibunya adalah keturunan Jengis Khan. Kekuasaannya meliputi daerah India, Pakistan, Bangladesh dan Kashmir sekarang.
  7. *Bagaimana Babur menduduki ibukota Afghanistan ?
    Babur mewarisi daerah Ferghana dari orang tuanya ketika ia masih berusia 11 tahun. Ia berambisi dan bertekad untuk menaklukan Samarkhand yang menjadi kota penting di Asia Tengah pada masa itu. Pada mulanya ia mengalami kekalahan tetapi karena mendapat bantuan dari raja Safawi, Ismail I, akhirnya ia berhasil menaklukan Samarkhand tahun 1492 M, dan pada tahun 1504 M Babur menduduki Kabul, ibukota Afganistan.
  8. *Apa yang dilakukan Babur setelah menduduki Afghanistan, dan apa yang terjadi di India ?
    Setelah Kabul dapat ditaklukan, Babur meneruskan ekspansinya ke India yang saat itu diperintah Ibrahim Lodi, yang sedang mengalami masa krisis, sehingga stabilitas pemerintahan menjadi kacau. Alam Khan, paman dari Ibrahim Lodi, bersama-sama Daulat Khan, Gubernur Lahore, mengirim utusan ke Kabul, ia meminta bantuan Babur untuk menjatuhkan pemerintahan Ibrahim Lodi di Delhi. Permohonan itu langsung diterimanya. Pada tahun 1525 M, Babur berhasil menguasai Punjab dengan ibu kotanya Lahore. Setelah itu, ia memimpin tentaranya menuju Delhi.

    Pada tanggal 21 April 1526 M terjadilah pertempuran yang dahsyat di Panipat antara Ibrahim Lodi dan Zahiruddin Babur, yang terkenal dengan pertempuran Panipat I. Ibrahim Lodi terbunuh dan kekuasaannya berpindah ke tangan Babur, Sejak itulah berdiri dinasti Mughal di India, dan Delhi dijadikan ibu kotanya.
  9. *Apa yang dilakukan oleh raja-raja Hindu dan
    keluarga yang masih setia dengan Lodi saat berdirinya dinasti Mughal ?
    Berdirinya Dinasti Mughal menyebabkan bersatunya raja-raja Hindu Rajputh (seperti Rana Sanga) di seluruh India dan menyusun angkatan perang yang besar untuk menyerang Babur. Namun gabungan pasukan Hindu dapat dikalahkan Babur, sementara itu di Afghanistan masih ada golongan yang setia kepada keluarga Lodi. Mereka mengangkat adik kandung Ibrahim Lodi, Mahmud menjadi sultan. Tetapi sultan Mahmud Lodi dengan mudah dikalahkan Babur dalam pertempuran dekat Gogra tahun 1529 M.
  10. *Kepada siapa Babur menyerahkan kekuasaannya setelah meninggal ? dan bagaimana kondisi negara pada saat itu ?
    Pada tahun 1530 M Babur meninggal dunia dalam usianya 48 tahun. Ia meninggalkan Wilayah kekuasaan yang luas, kemudian pemerintahan pun di pegang oleh anaknya Humayun. Pada pemerintahan Humayun (1530-1540 dan 1555-1556 M), kondisi negara tidak stabil karena ia banyak menghadapi tantangan dan perlawanan dari musuh-musuhnya. Di antara tantangan yang muncul adalah pemberontakan Bahadur Syah, penguasa Gujarat yang memisahkan diri dari Delhi.
  11. *Jelaskan proses pengasingan Humayun ke Persia !
    Pada tahun 1540 M terjadi pertempuran dengan Sher Khan di Kanauj. Dalam pertempuran ini Humayun kalah dan melarikan diri ke Kendahar dan kemudian ke Persia. Di pengasingan ini dia menyusun kekuatannya dan di sinilah ia mengenal tradisi Syi’ah. Pada saat itu Persia di pimpin oleh penguasa Safawiyah yang bernama Tahmasp. Setelah lima belas tahunmenyusun kekuatannya dalam pengasingan di Persia, ia kembali menyerang musuh-musuhnya dengan bantuan raja Persia. Humayun dapat mengalahkan Sher Khan setelah lima belas tahun berkelana meninggalkan Delhi. Ia kembali ke India dan menduduki tahta kerajaan Mughal pada tahun 1555 M.
  12. *Kepada siapa Humayun menyerahkan tahtanya ? kepada siapa anaknya menyerahkan kenegaraan ?
    Pada tahun 1556 M Humayun meninggal dunia dan kemudian digantikan oleh anaknya Akbar Khan. Akbar Khan ( 1556-1605 M), sewaktu naik tahta berumur 15 tahun, sehingga pada masa awal pemerintahannya, Akbar menyerahkan urusan kenegaraan pada Bairam Khan, seorang Syi’i. Awal periode ini ditandai dengan berbagai pemberontakan. Bairam Khan harus menghadapi sisa-sisa pemberontakan keturunan Sher Khan yang masih berkuasa di Punjab.
  13. *Apa yang dilakukan Akbar setelah dewasa ?
    Setelah Akbar dewasa ia berusaha menyingkirkan Bairam Khan yang sudah mempunyai pengaruh sangat kuat dan terlampau memaksakan kepentingan aliran Syi’ah. Bairam Khan mencoba untuk memberontak, tetapi usahanya ini dapat dikalahkan oleh Akbar di Jullandur tahun 1561 M. Setelah persoalan-persoalan dalam negeri dapat diatasi, Akbar mulai melakukan ekspansi. Ia berhasil menguasai Chundar, Ghond, Chritor, Ranthabar, Kalinjar, Gujarat, Surat, Bihar, Bengal, Kashmir, Orissa, Deccan, Gawilgarh, Narhala, Admadnagar, Dan Ashgar.
  14. *Bagaimana stabilitas politik yang diciptakan oleh Akbar ?
    Stabilitas politik yang berhasil diciptakan oleh Akbar melalui sistem pemerintahan militeristik mendukung pencapaian kemajuan di bidang perekonomian, ilmu pengetahuan dan peradaban. Kemajuan di bidang ekonomi ditandai dengan kemajuan sektor pertanian dan perindustrian.
  15. *Kepada siapa tahta selanjutnya jatuh setelah Akbar ? dan bagaimana hinggga terjadi permusuhan antara ayah dan anak ?
    Setelah Akbar, maka penguasa selanjutnya adalah Jahangir (1605-1628 M), putera Akbar. Jahangir penganut ahlussunnah wal jamaah. Pemerintahan Jahangir juga diwarnai dengan pemberontakan, seperti pemberontakan di Ambar yang tidak mampu dipadamkan. Pemberontakan juga muncul dari dalam istana yang dipimpin oleh Kurram, puteranya sendiri. Dengan bantuan panglima Muhabbat Khar, Kurram menangkap dan menyekap Jahangir. Tetapi berkat usaha permaisuri, permusuhan ayah dan anak dapat didamaikan.
  16. *Kepada siapa tahta selanjutnya jatuh setelah Jehangir ? dan siapakah yg memenangkan pertarungan antar saudara tersebut ?
    Akhirnya setelah Jahangir meninggal, Kurram naik tahta dan bergelar Muzaffar Shahabuddin Muhammad Shah Jehan Padshah Ghazi. Shah Jehan (1627-1658 M), pemerintahannya diwarnai dengan timbulnya pemberontakan dan perselisihan di kalangan keluarganya sendiri. Dalam pertarungan itu, Aurangzeb muncul sebagai pemenang karena telah berhasil mengalahkan saudara-saudaranya sendiri.
  17. *Kepada siapa tahta selanjutnya jatuh setelah Jehangir ?
    Aurangzeb adalah sultan Mughal besar terakhir yang memerintah mulai tahun 1658-1707 M. Dia bergelar Alamgir Padshah Ghazi. Dia adalah penguasa yang berani dan bijak. Kebesarannya sejajar dengan Akbar, pendahulunya. Di akhir pemerintahannya dia berhasil menguasai Deccan, Bangla dan Aud.
  18. *Bagaimana sistem yang dijalankan oleh Aurangzeb? Apakah terdapat banyak perbedaan ? dalam hal apa ? sebutkan !
    Sistem yang dijalankan Aurangzeb banyak berbeda dengan pendahulunya. Kebijakan-kebijakan yang telah dirintis oleh raja-raja sebelumnya banyak diubah, khususnya yang menyangkut hubungan dengan orang Hindu. Aurangzeb adalah penguasa Mughal yang membalik kebijakan konsiliasi dengan Hindu. Diantara kebijakannya adalah melarang minuman keras, perjudian, prostitusi dan penggunaan narkotika ( 1659 M). Tahun 1664 dia juga mengeluarkan dekrit yang isinya tidak boleh memaksa wanita untuk satidaho, yaitu pembakaran diri seorang janda yang ditinggal mati suaminya, tanpa kemauan yang bersangkutan. Akhirnya praktek ini dihapus secara resmi pada masa penjajahan Inggis.

    Aurangzeb juga melarang pertunjukan musik di istana, membebani non muslim dengan poll-tax, yaitu pajak untuk mendapatkan hak memilih ( 1668 M), menyuruh perusakan kuil-kuil Hindu dan mensponsori pengkodifikasian hukum Islam yang dikenal dengan Fatawa Alamgiri.
  19. *Apakah tindakan yang dilakukan orang-orang
    Hindu terhadap kebijakan yang dilakukan Aurangzeb ?
    Tindakan Aurangzeb di atas menyulut kemarahan orang-orang Hindu. Hal inilah yang akhirnya menimbulkan pemberontakan di masanya. Namun karena Aurangzeb sangat kuat, pemberontakan itu pun dapat dipadamkan. Meskipun pemberontakan–pemberontakan tersebut dapat dipadamkan, tetapi tidak sepenuhnya tuntas. Hal ini terbukti ketika Aurangzeb meninggal (1707 M), banyak wilayah-wilayah memisahkan diri dari Mughal dan terjadi pemberontakan oleh golongan Hindu.
  20. *Bagaimana kepemimpinan dinasti Mughal setelah Aurangzeb meninggal ?
    Setelah Aurangzeb meninggal ( 1707 M), maka dinasti Mughal ini dipimpin oleh sultan-sultan yang lemah yang tidak dapat mempertahankan eksistensi kesultanan Mughal. Adapun penguasa-penguasa Mughal sesudah Aurangzeb antara lain : Bahadur Syah I( 1707-1712 M), Jihandar Syah ( 1712-1713 M), Farruk Siyar (1713-1719 M), Muhammad Syah ( 1719-1748 M), Ahmad Syah (1748-1754 M), Alamgir II (1754-1759 M), Syah Alam (1759-1806 M), Akbar II ( 1806-1837 M), Bahadur Syah II ( 1837-1858 M)

What would you like to do?

Home > Flashcards > Print Preview