Metodologi penelitian

Card Set Information

Author:
atd.farhan
ID:
282218
Filename:
Metodologi penelitian
Updated:
2014-09-06 05:17:35
Tags:
Pertemuan
Folders:

Description:
beberapa hal terkait pengetahuan
Show Answers:

Home > Flashcards > Print Preview

The flashcards below were created by user atd.farhan on FreezingBlue Flashcards. What would you like to do?


  1. Apa yang dimaksud dengan pengetahuan !
    Para ahli hingga kini masih memperdebatkan definisi pengetahuan, terutama karena rumusan pengetahuan oleh Plato yang menyatakan Pengetahuan sebagai “kepercayaan sejati yang dibenarkan (valid)” (“justified true belief”). Menurut Notoatmodjo (2003), pengetahuan merupakan hasil dan ini terjadi setelah orang melakukan penginderaan terhadap suatu obyek tertentu.

    Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (2003) Pengetahuan adalah sesuatu yang diketahui berkaitan dengan proses pembelajaran.
  2. Jelaskan yang anda ketahui mengenai pengetahuan ilmiah !
    Sebelum kita berbicara tentang pengetahuan ilmiah, terlebih dahulu kita harus mengetahui  apa yang dimaksud dengan ilmu atau science. Berbicara tentang ilmu, kita dapat memandangnya dari 2 aspek yakni aspek isi (content definition) dan proses (process definition).

    Dari segi isi, ilmu dapat diartikan sebagai pengetahuan yang bersifat terpadu atau kumpulan dari pengetahuan-pengetahuan yang saling berkaitan dan mengikat dalam satu kesatuan kebenaran yang sahi. Sedangkan dalam segi proses, ilmu dapat diartikan sebagai kegiatan yang ditujukan untuk menemukan variabel-variabel alami yang penting dan kemudian menerangkan dan meramalkan hubungan tersebut (Serdamayanti ; 2002)

    Dari kedua definisi tersebut kita dapat menyimpulkan bahwa ilmu pengetahuan / Pengetahuan Ilmiah adalah kumpulan – kumpulan pengetahuan yang disusun berdasarkan metode ilmiah.

    Menurut Karlina Supeli Laksono dalam Filsafat Ilmu Pengetahuan (Epsitomologi) pada Pascasarjana Universitas Indonesia tahun 1998/1999, pengetahuan ilmiah harus memenuhi tiga syarat, yaitu:

    • 1)      Sistematik; yaitu merupakan kesatuan teori-teori yang tersusun sebagai suatu sistem.
    • 2)     Objektif; atau dikatakan pula sebagai intersubjektif, yaitu teori tersebut terbuka untuk diteliti oleh orang lain/ahli lain, sehingga hasil penelitian bersifat universal.
    • 3)      Dapat dipertanggungjawabkan; yaitu mengandung kebenaran yang bersifat universal, dengan kata lain dapat diterima oleh orang-orang lain/ahli-ahli lain.
  3. Sebutkan perbedaan pengetahuan dan pengetahuan ilmiah !
    Ernest Nagel secara rinci membedakan pengetahuan (common sense) dengan ilmu pengetahuan (science). Perbedaan tersebut adalah sebagai berikut:

    1)      Dalam common sense informasi tentang suatu fakta jarang disertai penjelasan tentang mengapa dan bagaimana. Common sense tidak melakukan pengujian kritis hubungan sebab-akibat antara fakta yang satu dengan fakta lain. Sedang dalam science di samping diperlukan uraian yang sistematik, juga dapat dikontrol dengan sejumlah fakta sehingga dapat dilakukan pengorganisasian dan pengklarifikasian berdasarkan prinsip-prinsip atau dalil-dalil yang berlaku.

    • 2)      Pengetahuan ilmiah menekankan pada ciri sistematik.
    • Pengetahuan ilmiah didasarkan pada pengetahuan-pengetahuan yang ada sebelumnya dan terikat satu sama lain. Sedang common sense tidak memberikan penjelasan (eksplanasi) yang sistematis dari berbagai fakta yang terjalin. Di samping itu, dalam common sense cara pengumpulan data  bersifat subjektif, karena common sense sarat dengan muatan-muatan emosi dan perasaan.

    3)      Dalam menghadapi konflik dalam kehidupan, pengetahuan ilmiah menjadikan konflik sebagai pendorong untuk kemajuan ilmu pengetahuan. Pengetahuan ilmiah berusaha untuk mencari, dan mengintroduksi pola-pola eksplanasi sistematik sejumlah fakta untuk mempertegas aturan-aturan. Dengan menunjukkan hubungan logis dari proposisi yang satu dengan lainnya.

    4)     Kebenaran yang diakui oleh common sense bersifat tetap, sedang kebenaran dalam pengetahuan ilmiah selalu diusik oleh pengujian kritis. Kebenaran dalam pengetahuan ilmiah selalu dihadapkan pada pengujian melalui observasi maupun eksperimen dan sewaktu-waktu dapat diperbaharui atau diganti.

    5)   Perbedaan selanjutnya terletak pada segi bahasa yang digunakan untuk memberikan penjelasan pengungkapan fakta. Istilah dalam common sense biasanya mengandung pengertian ganda dan samar-samar. Sedang ilmu pengetahuan merupakan konsep-konsep yang tajam yang harus dapat diverifikasi secara empirik.

    6)      Perbedaan yang mendasar terletak pada prosedur. Pengetahuan ilmiah didasarkan pada metode ilmiah. Dalam ilmu pengetahuan alam (sains), metoda yang dipergunakan adalah metoda pengamatan, eksperimen, generalisasi, dan verifikasi. Sedang ilmu sosial dan budaya juga menggunakan metode pengamatan, wawancara, eksperimen, generalisasi, dan verifikasi. Dalam common sense cara mendapatkan pengetahuan hanya melalui pengamatan dengan panca indera.
  4. Jelaskan yang dimaksud teori korespondensi !
    —Kebenaran pengetahuan menurut teori KORESPONDENSI terjadi apabila:

    “Ada kesesuaian (correspondence) antara arti yang dimaksud PERNYATAAN dengan OBJEK yang dituju oleh” (Bakhtiar, 2009)“Suatu pernyataan adalah benar, jika materi pengetahuan yang dikandung oleh suatu pernyataan BERKORESPONDENSI(BERHUBUNGAN) dengan obyek yang dituju oleh pernyataan tsb” (Sumantri, 2003)

    Dari teori ini, kebenaran suatu pengetahuan terjadi apabila terdapat dua hal, yakni PERNYATAAN dan KENYATAAN, dimana di antara keduanya terdapat kesesuaian.

    Para ilmuwan seringkali menggunakan teori korespondensi, terutama dalam penelitian yang berupa logika induktif.
  5. Apa yang dimaksud dengan teori koherensi !
    —Suatu penyataan dianggap benar secara KOHERENSI, apabila:

      “Suatu pernyataan itu bersifat koheren atau KONSISTEN dengan pernyataan-pernyataan sebelumnya.” (Sumantri, 2003)

    “Suatu proposisi itu cenderung untuk benar, jika ia coherent (SALING BERHUBUNGAN) dengan proposisi lain yang juga benar” (Bakhtiar, 2009)

    —Misalnya:

      3 + 4 = 7   ;   5 + 2 = 7  ;   6 + 1 = 7

      Secara deduktif, karena setiap pernyataan dan kesimpulan yang ditarik oleh ketiga penyataan diatas adalah konsisten dengan penyataan dan kesimpulan sebelumnya yang juga telah dianggap benar è penyataan ini secara koheren adalah benar
  6. Apa yang dimaksud dengan teori pragmatisme !
    —Bagi seorang pragmatis, kebenaran suatu pernyataan diukur dari:

      “Apakah pernyataan tersebut bersifat FUNGSIONAL dalam kehidupan praktis, atau jika pernyataan (dan konsekuensi darinya) mempunyai KEGUNAAN praktis dalam kehidupan manusia” (Sumantri, 2003)

    “Bagi penganut Pragmatis, batu ujian kebenaran ialah KEGUNAAN (utility), dapat dikerjakan (workability), atau pengaruh yang MEMUASKAN (satisfactory consequence)”  (Bakhtiar, 2009) 


    —Misalnya, bagi kaum pragmatis agama itu benar bukan karena ia ada, tetapi karena ia bermanfaat memberikan petunjuk (guidance) moral, hukum, etis, dll, dalam kehidupan manusia

    Kriteria Pragmatisme berguna dalam menentukan kebenaran ilmiah dilihat dari perspektif waktu, kegunaan, dan kemanfaatanya.

What would you like to do?

Home > Flashcards > Print Preview